MAKASSAR, LINKSATUSULSEL.COM– Rutan Kelas I Makassar membantah dua isu yang sempat viral di masyarakat, yaitu dugaan pungutan liar Rp 13 juta untuk warga binaan baru dan adanya katering berbayar seharga Rp 200 ribu.
Kepala Rutan Yohanes Dias Sanyoto jumat kemarin (23/10/2026) menjelaskan, setelah meminta keterangan warga binaan berinisial JM beserta keluarganya, diketahui JM tidak pernah memberikan uang kepada petugas. Ia menegaskan pihaknya tetap terbuka menerima setiap pengaduan dan tidak mengambil kesimpulan sebelum bukti lengkap diperoleh.
Terkait isu katering berbayar, Yohanes menyatakan makanan warga binaan merupakan pelayanan dasar negara yang disediakan tiga kali sehari tanpa biaya. Makanan disiapkan di dapur rutan dengan anggaran negara, menggunakan siklus menu 10‑hari. Pihaknya tetap menerima masukan terkait kualitas makanan untuk evaluasi perbaikan.
Kanwil Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Sulawesi Selatan juga telah mengirim tim melakukan pemeriksaan langsung ke blok‑blok hunian guna memantau pelayanan dasar dan mengumpulkan keterangan, agar masyarakat memperoleh kejelasan fakta.(**)






