MAKASSAR, LINKSATUSULSEL.COM– UPT SPF SMP Negeri 1 Makassar secara rutin melaksanakan upacara bendera setiap Hari Senin. Pada pelaksanaan kali ini, sekolah telah menerapkan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Upacara Bendera di Satuan Pendidikan, yang digelar di halaman sekolah pada Senin (19/1/2026).
Upacara diikuti oleh Kepala Sekolah, dewan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh siswa dengan tertib dan penuh khidmat. Setelah pembacaan Teks Pancasila dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, siswa melaksanakan pembacaan Ikrar Pelajar Pancasila sebagai bentuk penguatan karakter dan nilai kebangsaan sejak dini.
Setelah menyanyikan lagu wajib nasional, para siswa juga menyanyikan lagu “Rukun Sama Teman” untuk memperkuat nilai kebersamaan, toleransi, dan rasa saling menghargai di lingkungan sekolah.
Dalam sambutannya, Kepala UPT SPF SMPN 1 Makassar, Dr. Suaib Ramli, S.Pd., M.Pd., menyatakan bahwa penerapan Permendikdasmen Nomor 4 Tahun 2026 merupakan langkah strategis dalam membangun budaya sekolah yang berkarakter dan berwawasan kebangsaan. Menurutnya, upacara bendera bukan hanya kegiatan formal, melainkan sarana pendidikan karakter bagi peserta didik.
“Upacara bendera menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila dan cinta tanah air. Kami berharap seluruh warga sekolah dapat mendukung pelaksanaan upacara sesuai dengan peraturan terbaru, serta terus mengembangkan inovasi agar kegiatan tetap relevan dan edukatif bagi siswa,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dr. Suaib menekankan bahwa Permendikdasmen Nomor 4 Tahun 2026 menekankan pada penguatan nilai kebangsaan, kedisiplinan, dan pembentukan karakter peserta didik. Sekolah berkomitmen untuk terus menyempurnakan pelaksanaan upacara agar tetap menarik, edukatif, dan menyenangkan bagi seluruh peserta.
“Kami berharap melalui penerapan peraturan ini, seluruh siswa SMPN 1 Makassar dapat tumbuh menjadi generasi yang beriman, berkarakter kuat, cinta tanah air, dan mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya.(**)













