MAKASSAR, LINKSATUSULSEL.COM–UPT SPF SMP Negeri 13 Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui peluncuran inovasi terbaru yang dikenal Sistem Kelas Menetap (SIKAP).
Sistem ini dirancang untuk mendukung kenyamanan dan efektivitas belajar siswa dengan konsep revolusioner: siswa tetap berada di satu ruang kelas dan di bawah bimbingan wali kelas yang sama selama tiga tahun masa pendidikan pada jenjang Sekolah Menengah Pertama.
Kepala UPT SPF SMP Negeri 13 Makassar, Drs.Ramli, M.Pd. menyampaikan bahwa inovasi ini hadir sebagai jawaban atas berbagai tantangan dalam sistem pembelajaran konvensional yang sering kali membuat siswa harus berpindah-pindah ruang kelas.
“Dengan SIKAP, kami ingin menciptakan suasana belajar yang lebih fokus, nyaman, dan konsisten yang diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran serta peningkatan keterlibatan siswa dan orang tua siswa.” ujarnya.
Fokus Utama SIKAP: Efisiensi dan Kenyamanan
Salah satu tujuan utama dari sistem ini adalah meningkatkan kualitas pembelajaran. Dengan tetap berada di ruang yang sama, siswa tidak lagi harus menghadapi gangguan akibat perpindahan kelas yang sering kali memecah konsentrasi. Guru pun lebih mudah membangun hubungan yang kuat dan berkelanjutan dengan siswa karena mereka berada dalam lingkungan yang stabil.
Tak hanya itu, sistem SIKAP juga mendukung optimalisasi penggunaan fasilitas sekolah, seperti laboratorium sains, ruang seni, dan ruang multimedia yang kini dapat dirancang secara lebih spesifik untuk menunjang pelajaran tertentu.
“Setiap ruang kelas dirancang sesuai kebutuhan pembelajaran. Ini memberikan nilai tambah dalam hal efektivitas dan efisiensi, baik dari sisi siswa, guru, maupun manajemen sekolah,” jelas salah satu guru pengampu yang terlibat dalam implementasi SIKAP.
Menariknya, dengan SIKAP ini, orang tua juga merasa terpanggil untuk ikut terlibat dalam pembenahan kelas siswa karena mereka menginginkan anak-anaknya merasa nyaman dan betah belajar di kelasnya. Hal ini dipandang penting karena para siswa akan menetap di ruang kelas yang sama selama tiga tahun masa pembelajaran.
Manfaat Operasional dan Psikologis
Sistem ini juga terbukti meningkatkan efisiensi operasional sekolah, seperti pengelolaan waktu yang lebih efektif serta pengurangan gangguan logistik akibat mobilitas siswa. Selain itu, siswa pun merasakan dampak positif secara psikologis. Kenyamanan belajar meningkat, stres berkurang, dan mereka lebih mudah mengembangkan keterampilan organisasi serta manajemen waktu.
Salah satu siswa kelas VIII mengaku senang dengan sistem ini. “Rasanya seperti punya rumah belajar sendiri. Kami jadi lebih akrab satu sama lain dan lebih mudah fokus waktu belajar,” ujarnya. Senin (30/6/2025)
Menuju Sekolah Berbasis Inovasi
Dengan penerapan SIKAP, UPT SPF SMP Negeri 13 Makassar membuktikan bahwa inovasi dalam pendidikan tidak harus mahal atau rumit, melainkan harus tepat sasaran dan berpihak pada kebutuhan siswa. Langkah ini diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain dalam menciptakan sistem pembelajaran yang lebih terstruktur dan bermakna.
Humas SMPN 13 Makassar













