MAKASSAR, LINKSATUSULSEL.COM — Kepala UPT SPF SMP Negeri 23 Makassar, Asrah, S.Pd., terus mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang hijau, bersih, dan nyaman.
Salah satu program unggulannya adalah urban farming, yang sejalan dengan visi Pemerintah Kota Makassar dalam memanfaatkan ruang secara produktif sekaligus menumbuhkan kepedulian lingkungan warga sekolah.
“Sekolah bukan hanya tempat pembelajaran akademik, tetapi juga tempat membentuk karakter dan kepedulian anak terhadap lingkungan,” ujar Asrah, Rabu (14/10/2026).
Program ini bukan sekadar menanam. Pemilahan sampah telah berjalan sejak Agustus, pembuatan kompos sudah lama dilakukan, dan pembuatan pupuk cair telah berlangsung sebulan. Bahkan, urban farming sejak Agustus ini sudah tiga kali panen.
Kebersihan pun tidak sekadar kegiatan rutin, melainkan dibangun menjadi budaya. Siswa dibiasakan menanam, menjaga kebersihan ruang kelas, halaman, dan fasilitas sekolah. “Kalau sejak di sekolah anak terbiasa menjaga kebersihan dan merawat tanaman, nilai itu akan mereka bawa ke keluarga dan masyarakat,” jelasnya.
Langkah ini juga menjadi dukungan terhadap program Pemkot Makassar di bidang lingkungan dan pembangunan SDM. Diharapkan lulusan SMPN 23 Makassar tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga peduli lingkungan, disiplin, dan berkontribusi menciptakan kota yang hijau dan berkelanjutan.(**)








