MAKASSAR, LINKSATUSULSEL.COM – Hari ke-3 Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 8 Makassar menjadi contoh bahwa suka duka dalam menjalani pendidikan perlu didikan baik agar calon generasi bangsa memahami cara menjaga kebersamaan dan kekompakan.
Sebelumnya, pada hari pertama, UPT SMA Negeri 8 Makassar secara resmi telah membuka pelaksanaan MPLS Ramah Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi ratusan peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah, budaya belajar, serta nilai-nilai karakter sebagai bekal dalam menjalani proses pendidikan di sekolah tersebut.
Di hari kedua MPLS, para siswa baru diajarkan tentang kehidupan yang saling menolong dan menghargai satu sama lain. Sedangkan pada hari ketiga, momentum kebersamaan tersebut diisi dengan senam ceria “Anak Indonesia Hebat” yang memberikan sentuhan berbeda pada rangkaian kegiatan.
Kepala UPT SMA Negeri 8 Makassar, Iwanuddin, S.Pd., M.Pd., yang akrab disapa Bang Iwan, menegaskan bahwa pelaksanaan MPLS Ramah Anak mengedepankan prinsip pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, menyenangkan, serta menghormati hak-hak anak. “Pelaksanaan MPLS Ramah Anak mengedepankan prinsip pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, menyenangkan, serta menghormati hak-hak anak,” ujar Iwanuddin pada Rabu (15/6/2026).
Dia juga memaparkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara edukatif dan humanis, tanpa adanya perpeloncoan, kekerasan, intimidasi, maupun bentuk perundungan apapun.
“Kami di sini bersama panitia MPLS membangun karakter peserta didik agar memiliki kedisiplinan, tanggung jawab, integritas, kepedulian, dan semangat belajar yang tinggi sejak awal memasuki jenjang pendidikan menengah atas,” sambungnya.
“Melalui MPLS Ramah Anak, kami ingin seluruh peserta didik baru mengenal budaya sekolah yang positif, memahami tata tertib, menghormati guru dan sesama teman, serta tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki motivasi untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik,” jelasnya.
“Selama pelaksanaan MPLS, peserta didik memperoleh berbagai materi pengenalan lingkungan sekolah, mulai dari visi dan misi sekolah, tata tertib, program unggulan, kegiatan ekstrakurikuler, budaya literasi, hingga berbagai pembiasaan positif yang menjadi identitas SMA Negeri 8 Makassar,” pungkasnya.
Sebagai bagian dari implementasi MPLS Ramah Anak, sekolah juga memberikan pembekalan mengenai pencegahan perundungan (bullying), pendidikan karakter, etika bermedia digital, kesehatan mental, wawasan kebangsaan, kepedulian terhadap lingkungan, serta penguatan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila. Semua ini sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik.
SMA Negeri 8 Makassar selama ini dikenal konsisten membangun budaya sekolah yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembinaan karakter, kepemimpinan, disiplin, dan akhlak mulia. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program yang mendorong peserta didik berkembang secara utuh, baik dari aspek intelektual, sosial, maupun moral.(**)








