MAKASSAR, LINKSATUSULSEL.COM—Mengisi bulan Ramadhan UPT SPF SD Negeri Maricaya 2 Makassar melaksanakan kegiatan Amaliah Ramadan, berlangsung selama empat hari mulai dari tanggal 18- 21 Maret 2024.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Sekolah, semua PTK Bapak Ust. Nanang Muhammad Nur Hidayat, SH, Mhasiswa Kampus Mengajar Angkatan 7, dan siswa siswi kelas 4,5 6.
Kepala UPT SPF SDN Maricaya 2 Makassar, Sitti Nurbaety Ahmad, S. Pd, M. Pd menyampaikan arahan kepada para peserta didik untuk meningkatkan praktik Ibadah selama di bulan Ramadhan ini, tanamkan keyakinan dan keimanan bahwa Allah maha melihat, jangan sampai kita tidak jujur, termasuk dalam berpuasa.
“Kegiatan Sepekan Amaliah Ramadhan merupakan salah satu kegiatan yang terjadwal dalam pembelajaran selama bulan Ramadhan,” ujarnya.
Lebih lanjut, adapun maksud dan tujuan Kegiatan Amaliah Ramadhan kata dia, untuk membentuk karakter peserta didik yang berakhlak kharimah dan meningkatkan pengetahuan ajaran agama islam kepada peserta didik, khususnya tentang Keimanan, Akhlak, Ibadah serta Alqur’an dan untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik tentang pentingnya membaca, mempelajari dan menkaji Alquran, sehingga peserta didik terbiasa untuk membaca Alqur’an, menghafal dan menghatamkannya.
“Amaliah Ramadan kali ini dikemas dengan pelaksanaan diisi materi-materi keagamaa oleh,Bapak Ust. Nanang Muhammad Nur Hidayat, SH, dan diisi juga dengan lomba hafalan surah-surah pendek, tadarrus, serta lonba adzan,” kata Kepala UPT SPF SDN Maricaya 2 Makassar, Sitti Nurbaety Ahmad, S. Pd, M. Pd.
“Selain pendalaman semua materi Amaliah Ramadan, kami juga laksanakan praktek langsung, seperti bagaimana menjadi imam dalam shalat berjamaah,” imbuh Kepala UPT SPF SDN Maricaya 2, Sitti Nurbaety Ahmad kepada awak media ini, Sabtu (30/03/2024).
Sitti Nurbaety Ahmad menambahkan, kegiatan ini pada dasarnya kami ingin peserta didik menjadi murid merdeka beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berintegritas tinggi unggul dalam berprestasi, berwawasan global, menuju profil pelajar pancasila.
“Untuk memenuhi keinginan tersebut,kami libatkan semua guru dalam setiap kegiatan. Kegiatan ini nantinya akan membentuk pribadi yang agamais, sehingga dalam keseharian mereka dapat mengaktualisasikan apa yang mereka dapat dari pelajaran yang diberikan para guru,” tutupnya.













