MAKASSAR, LINKSATUSULSEL.COM– Dikawal puluhan personel TNI-Polri, ratusan demonstran terdiri dari buruh, mahasiswa, dan warga sipil menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Jalan Garuda, Makassar, Senin (14/9/2026). Aksi dipicu kelangkaan BBM dan antrean panjang yang melanda SPBU di Sulsel selama berhari-hari.
Massa mulai berdatangan sejak pukul 15.00 WITA. Berbagai bendera organisasi mahasiswa dan serikat buruh membentang luas di lokasi. Kapolrestabes Makassar bersama Wakapolda Sulsel terlihat berada di tengah kerumunan untuk mengawal situasi.
Karena pimpinan Pertamina tidak kunjung menemui, kekecewaan massa memuncak. Terjadi desak-desakan dengan petugas keamanan, pagar besi kantor roboh diterobos, dan ratusan demonstran berhasil melangsek masuk menduduki halaman dalam kantor Pertamina.
Perwakilan buruh menyoroti dampak langsung kelangkaan BBM terhadap mata pencaharian mereka.
“Kami mempertanyakan narasi panic buying yang dikeluarkan Pertamina. Akibat antrean berjam-jam, pekerjaan kami terhambat dan pendapatan menurun drastis,” ujar orator buruh di atas mobil komando.
Setelah beberapa jam menduduki halaman, Ridho, Senior Officer Communication & Relations Pertamina, keluar menemui massa dan memberikan klarifikasi:
“Pernyataan terkait panic buying sudah kami cabut. Persoalan antrean ini ditangani secara intensif 24 jam. Pasokan dan stok BBM ke SPBU telah ditambah hingga 30 persen dari kuota normal,” tegas Ridho di hadapan kerumunan.
Penjelasan tersebut dinilai belum menjawab tuntutan utama. Massa menegaskan:
– Buka data transparan ketersediaan & alokasi BBM;
– General Manager (GM) Pertamina Regional Sulawesi harus hadir langsung menemui massa;
– GM diminta mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab moral atas krisis distribusi;
– Evaluasi mendasar jajaran pimpinan wilayah Sulawesi.
Hingga pukul 18.00 WITA, ratusan demonstran masih bertahan di halaman kantor dan menegaskan tidak akan pergi sebelum GM hadir dan memberikan kepastian penyelesaian krisis BBM di Sulawesi Selatan.(**)







