GOWA, LINKSATUSULSEL.COM– IK alias Dg Tika, Oknum LSM di Jebloskan Ke penjara Gegara Rental Mobil, Oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) berhasil diamankan oleh Tim Jatanras Polres Gowa, Selasa malam (11/7).
Dia diamankan berdasarkan Laporan warga atas kasus dugaan penggelapan mobil rental.
Oknum LSM tersebut bernama IK, warga Jalan Pelita Taborong, Desa Bontoala, Kecamatan Pallangga.
Setelah gelar perkara dan penetapan tersangka atas dugaan penggelapan mobil rental berdasarkan laporan Polisi Nomor: LP/B/595/VI/2023, Tim Jatanras Polres Gowa bergegas melakukan pencarian keberadaan pelaku.
Sekitar pukul 23.00 Wita Tim Jatanras Polres Gowa mulai melakukan penyelidikan.
Selain LP penggelapan mobil rental tim Jatanras juga membawa surat penangkapan pencurian bermotor jenis Yamaha NMax yang hilang dicurinya di depan Mapolres Gowa.
Sekitar 15 personel Jatanras gabungan bersama intel Polres Gowa melakukan pencarian yang dibagi di dua titik.
Tim Jatanras Gowa sempat kebingungan mencari lokasi Oknum LSM tersebut yang berpindah-pindah.
Alhasil, hasil lidik Tim Jatanras Gowa mengetahui keberadaan pelaku berada di Desa Bontoala, Kecamatan Pallangga.
Oknum LSM tersebut bernama IK (Tika) berhasil diamankan disebuah indekost milik pamannya tak jauh dari kediaman orang tuanya.
Setelah diamankan, Tim Jatanras Polres Gowa membawa terduga pelaku yang melakukan pencurian motor jenis Yamaha NMax yang dicurinya.
“Motor jenis NMax diduga hasil curian berhasil didapatkan yang di parkir di kediaman keluarganya tidak jauh dari lokasi indekos lokasi oknum LSM tersebut diamankan.
Oknum LSM inipun, dibawa ke Mapolres Gowa untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.
Barang Bukti motor jenis Yamaha NMax hasil pencuriannya juga turut diamankan
“Seperti yang di kutip tribun.com, Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Bahtiar mengatakan pihaknya telah menerima laporan kejadian tersebut dari korban.
Terlapornya adalah IK adapun informasi bahwa itu adalah oknum LSM, kalau itu merupakan pelaku kejahatan, kita tetap tindak pidana karena semua sama di mata hukum,” ujarnya.
Bachtiar menuturkan, saat ini pihaknya telah melakukan penyelidikan mengenai jumlah kendaraan yang sudah diambil oleh terduga pelaku.
“Kalau itu masih kita dalami. Kami telah mengumpulkan informasi dan fakta terkait laporan tersebut apakah ada laporan lain atau unit lain. Kita akan kumpulkan dulu,” bebernya
Hingga berita ini turun, Belum ada kejelasan dari pihak terlapor apakah benar melakukan penggelapan dan pencurian motor. (*).







