MAKASSAR, LINKSATUSUSEL.COM — Seluruh warga sekolah UPTD SPF SMP Negeri 4 Makassar menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dengan penuh kehangatan dan kekhusyukan.
Bertempat di halaman sekolah, kegiatan ini diangkat dengan tema yang sangat relevan di masa kini: “Nabi Muhammad SAW Sebagai Teladan: Menjadi Manusia yang Cerdas, Santun, dan Berakhlak Mulia di Era Kecerdasan Buatan.”
Hadir dalam kegiatan ini, Pengawas dari Dinas Pendidikan Kota Makassar, Drs. Syafri Hursasia Sy, M.M., Kepala Sekolah Hj. Enni, S.Pd., M.Pd., para guru, staf tata usaha, serta seluruh peserta didik.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan pembacaan Sholawat Nabi. Suasana semakin syahdu dan khidmat ketika acara diramaikan dengan penampilan Qosidah dari tim SMP Negeri 4 Makassar, yang dilantunkan dengan penuh keindahan dan kelembutan, menyelimuti lingkungan sekolah dengan kedamaian.
Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Pengawas Dinas Pendidikan, Drs. Syafri Hursasia Sy, M.M. Beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini dan berpesan agar nilai-nilai keteladanan Nabi senantiasa dijunjung tinggi oleh seluruh warga sekolah.
“Saya sangat mengapresiasi UPTD SPF SMP Negeri 4 Makassar yang senantiasa menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai sarana menanamkan nilai-nilai keimanan dan keteladanan.
Di tengah arus kemajuan teknologi yang begitu pesat, generasi muda dituntut tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi kokoh pula akhlaknya sebagaimana akhlak Rasulullah SAW. Semoga tema yang diangkat hari ini dapat menjadi pedoman bagi kita semua dalam mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan berakhlak mulia,” ujar Bapak Syafri dalam sambutannya.
Selanjutnya, Kepala Sekolah Hj. Enni, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan, sosok Nabi Muhammad SAW tetap menjadi teladan utama yang tak tergantikan.
“Teknologi memang memudahkan hidup kita, tetapi teknologi tidak memiliki hati. Di mana pun kita berada, secerdas apa pun kita di era kecerdasan buatan ini, akhlak dan kesantunan Nabi Muhammad SAW harus tetap menjadi kompas arah langkah kita.
Cerdas tanpa akhlak akan membawa kita ke jalan yang salah, tetapi cerdas yang dibarengi akhlak mulia, itulah yang akan menjadikan kita manusia yang sesungguhnya,” ujar Ibu Enni 9/9/206
Acara dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Kahar, S.Pd.I. Beliau menekankan bahwa kecerdasan sejati menurut ajaran Nabi bukan hanya kecerdasan intelektual, melainkan kecerdasan dalam menjaga tutur kata, sikap, dan hubungan sesama manusia terlebih di dunia maya yang tanpa batas saat ini.
“Kecerdasan buatan bisa meniru banyak hal, tetapi ia tidak bisa meniru kejujuran, keikhlasan, dan akhlak mulia yang diajarkan Rasulullah SAW. Jadilah generasi yang cerdas menguasai teknologi, tetapi tetap santun dan berakhlak layaknya teladan Nabi kita tercinta,” pesan Ustadz Kahar.
Para siswa diingatkan untuk menggunakan kemajuan teknologi sebagai sarana kebaikan, bukan untuk menyebarkan keburukan atau ketidaksopanan.
Berbagai penampilan siswa turut memeriahkan acara, mulai dari pembacaan puisi Islami, lomba pidato bertema keteladanan Nabi, hingga penampilan hadroh yang dibawakan oleh siswa-siswi sekolah.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini ditutup dengan doa bersama, berharap seluruh siswa dan siswi senantiasa diberikan petunjuk dan kekuatan untuk meneladani sifat-sifat mulia Rasulullah SAW: Siddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathonah, di tengah derasnya arus kemajuan zaman.
Semoga kita semua senantiasa dapat meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW, di mana kecerdasan buatan ada di genggaman, tetapi akhlak Nabi tetap ada di hati.








