MAKASSAR, LINKSATUSULSEL.COM — Kota Makassar dipercaya menjadi salah satu daerah percontohan nasional pelaksanaan reformasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Reformasi mencakup Sistem Rujukan Berbasis Kemampuan Pelayanan (RBKP), Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), hingga sistem pembayaran berbasis Indonesian Diagnosis Related Group (IDRG).
RSUD Daya Kota Makassar terus melakukan pembenahan sarana prasarana maupun sumber daya manusia guna mendukung kebijakan tersebut. Direktur Utama RSUD Daya, dr. A. Any Muliany, menyebut persiapan telah berlangsung sekitar satu tahun, termasuk verifikasi langsung dari Kementerian Kesehatan bersama Dinas Kesehatan Provinsi.
Prinsip utama: rumah sakit sebagai Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) wajib memberikan pelayanan yang layak, aman, bermutu, terjangkau, dan tanpa diskriminasi bagi seluruh peserta JKN.
Mekanisme rujukan mengalami perubahan mendasar tidak lagi menggunakan istilah tipe A, B, atau C, melainkan berbasis kompetensi layanan. Pasien akan diarahkan ke rumah sakit yang memiliki kemampuan sesuai kebutuhan medisnya berdasarkan diagnosis dari fasilitas kesehatan tingkat pertama.
“Jadi kalau butuh layanan jantung, kulit, atau muskuloskeletal, langsung dirujuk ke RS yang punya kompetensi itu. Sistem yang mengarahkan,” jelas dr. Any.
Oleh karena itu, kesiapan dokter di faskes tingkat pertama menjadi sangat penting agar diagnosis tepat sasaran.
RSUD Daya telah menyiapkan 24 layanan kompetensi yang seluruhnya memenuhi standar dasar hingga madya. Sementara untuk KRIS, dari 145 tempat tidur, sebanyak 125 atau 86 persen telah memenuhi standar. Sebagian tempat tidur dipertahankan sesuai kebutuhan khusus pasien tanpa penyesuaian terburu-buru.
dr. Any menegaskan pengembangan layanan akan disesuaikan dengan pemetaan pola penyakit riil masyarakat, bukan sekadar melengkapi fasilitas. Data Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) menjadi acuan penyesuaian ke depan.
Implementasi penuh masih menunggu terbitnya Peraturan Presiden (Perpres). Meski begitu, sebagai kota percontohan, persiapan Makassar diharapkan sudah maksimal.(**)








