MAKASSAR, LINKSATUSULSEL.COM–Plt. Kasatpol PP Kota Makassar, Dr. H. Fathur Rahim, ST., MT, memimpin patroli langsung dalam rangka penanggulangan Anjal (Anak Jalanan) dan Gepeng (Gelandangan dan Pengemis) Rabu kemarin (09/4/2024)
Patroli ini juga didampingi oleh Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman masyarakat (Tibuntranmas), Muhammad Ridwan, serta Kabid Penegakan Perda, Andi Ibrahim Sikki.
Tim gabungan ini bergerak untuk memastikan ketertiban dan kenyamanan warga di sejumlah titik yang rawan dengan masalah sosial, seperti di perempatan lampu merah Jalan Sungai Saddang dengan Jalan Veteran, serta di Simpang Lima Bandara Sultan Hasanuddin.
Plt Kasatpol PP Kota Makassar, Dr. H. Fathur Rahim, ST., MT, dalam keteranganya menjelaskan bahwa hari ini petugas berhasil mengamankan dua orang yang terlibat dalam aktivitas pengemis di lokasi tersebut
Kedua orang tersebut kemudian dibina langsung di tempat oleh tim patroli, sembari diberikan edukasi terkait pentingnya mematuhi aturan yang berlaku dan menghindari kegiatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” kata Fathur
Selain itu, mereka juga diberi informasi mengenai layanan sosial yang tersedia bagi mereka yang membutuhkan bantuan.
Insya Allah, kegiatan ini bertujuan sebagai pelayanan masyarakat agar terciptanya ketertiban umum yang baik dan benar,”pungkas nya
Ditempat yang sama, Kadis Sosial Kota Makassar turut hadir dan bergabung dalam patroli ini untuk memberikan dukungan langsung kepada tim Satpol PP,
Kehadiran Kepala Dinas Sosial memperlihatkan komitmen pemerintah Kota Makassar dalam menangani permasalahan sosial secara komprehensif,” ujar dia
Dengan melibatkan berbagai instansi terkait, seperti Dinas Sosial, Satpol PP, dan dinas terkait lainnya, diharapkan upaya penanggulangan masalah sosial dapat dilakukan lebih efektif, serta dapat memberikan solusi yang lebih manusiawi bagi mereka yang membutuhkan.
Patroli ini menjadi salah satu langkah nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh warga kota, sekaligus mengedepankan pendekatan yang penuh empati terhadap mereka yang sedang mengalami kesulitan,” ungkap kadis(**)











