MAKASSAR, LINKSATUSULSEL.COM – Polemik terkait dugaan pungutan liar (pungli) berkedok pentas seni di SMP Negeri 27 Makassar terus bergulir, memicu sorotan dari berbagai pihak. Ketua Elang Timur Indonesia, Imran S, E., menyuarakan keprihatinan dan mendesak tindakan tegas, sementara Kepala UPT Satuan Pendidikan SMPN 27 Makassar, Nurdin, S.Pd., S.H., M.Pd., membantah adanya pungli dan menjelaskan mekanisme kegiatan pentas seni.
Ketua Elang Timur Indonesia, Imran S, E., mengapresiasi langkah sekolah menghentikan pungutan dan mengembalikan dana, namun menyesalkan hal itu baru dilakukan setelah viral. Ia menegaskan bahwa pungutan dengan nominal tertentu melanggar aturan dan berdampak negatif pada siswa. Imran juga mempertanyakan fungsi pengawasan kepala sekolah dan mendesak evaluasi serta sanksi.
“Sungguh disayangkan, jika persoalan ini tidak viral, sangat mungkin pungutan tersebut akan terus berlanjut,” ujar Imran.
Menanggapi hal tersebut, Kepala UPT Satuan Pendidikan SMPN 27 Makassar, Nurdin, S.Pd., S.H., M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan pentas seni bukanlah pungutan liar. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penilaian akhir yang dilaksanakan oleh hampir seluruh sekolah dan telah disepakati melalui rapat dengan siswa dan orang tua.
“Pentas seni ini bukan hanya di sini. Hampir semua sekolah melakukannya, dan ini dilaksanakan berdasarkan kesepakatan,” ujar Nurdin rabu 7/1/2026
Nurdin juga menjelaskan rincian biaya yang terkumpul, di mana sebagian dana dikembalikan ke siswa dalam bentuk kostum, konsumsi, dan aksesoris. Ia juga menegaskan bahwa siswa yang tidak mampu tetap diikutsertakan dalam kegiatan tanpa harus membayar, dengan adanya subsidi silang jika anggaran mencukupi.
Nurdin menyayangkan adanya tudingan tanpa klarifikasi langsung ke sekolah dan mengajak semua pihak untuk berkomunikasi dan berkolaborasi agar tidak muncul konflik.
Polemik ini menyoroti pentingnya transparansi dan komunikasi yang baik antara pihak sekolah, siswa, orang tua, dan masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan.(**)








