Linksatusulsel.com, Makassar – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Makassar melalui Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertajuk “Strategi Kebijakan Perumahan dan Peran Pemerintah Daerah dalam Mendukung Program Tiga Juta Rumah” di Hotel Novotel Grand Shayla Makassar. 3 Desember 2025
Kegiatan dibuka oleh Staf Ahli II Pemkot Makassar, Irwan Adnan, serta dihadiri oleh Kepala Disperkim Kota Makassar, Mahyuddin, dan Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman, Noorhaq Alamsyah.
FGD ini mempertemukan para pemangku kepentingan di sektor perumahan, di antaranya Balai Perumahan Kementerian PKP, Bank BTN, asosiasi perumahan, pengembang, serta OPD terkait. Balai Perumahan dan Bank BTN memaparkan arah kebijakan nasional, dukungan pembiayaan, serta tantangan pemenuhan kebutuhan perumahan rakyat.
Tiga Langkah Strategis Disperkim Makassar untuk Dukung Program Tiga Juta Rumah:
Pemkot Makassar melalui Disperkim menegaskan komitmen mendukung Program Nasional Tiga Juta Rumah melalui langkah-langkah strategis berikut:
1. Memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan sektor swasta untuk menghadirkan inovasi penyediaan rumah sederhana yang terjangkau.
2. Mendorong penyederhanaan perizinan, guna mempercepat realisasi pembangunan perumahan di Kota Makassar.
3. Melaksanakan Coaching Clinic pada 2026, sebagai persiapan penyusunan Peraturan Wali Kota yang mendukung pembangunan rumah sederhana sekaligus menurunkan backlog perumahan.
Melalui FGD ini, Disperkim Makassar berharap terbangun kolaborasi yang lebih solid antara pemerintah, lembaga pembiayaan, dan pengembang dalam menghadirkan hunian layak, aman, dan terjangkau bagi masyarakat. Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kebijakan yang mempercepat pemenuhan kebutuhan perumahan bagi seluruh warga kota. (*)










