ACEH TIMUR, LINKSATUSULSEL.COM– Syahrial, Masyarakat Gampong Matang Pineng, dengan tegas membantah telah memberikan pernyataan sebagaimana tercantum dalam pemberitaan salah satu media pada tanggal 8 April 2025. Ia menyatakan tidak pernah dihubungi oleh media manapun, termasuk oleh jurnalis yang menulis berita tersebut.
“Saya tidak pernah dihubungi, apalagi dimintai keterangan. Nama saya dicatut tanpa konfirmasi, ini sangat saya sayangkan,” ujar Syahrial kepada wartawan, Rabu (9/4).
Ia menilai tindakan oknum wartawan tersebut sebagai bentuk pelanggaran serius terhadap kode etik jurnalistik yang menjunjung prinsip verifikasi, keberimbangan, dan klarifikasi.
“Pemberitaan semacam ini tidak hanya menyesatkan publik, tetapi juga berpotensi memecah belah masyarakat dan mengganggu stabilitas pemerintahan gampong,” tegasnya. “Jika jurnalisme digunakan untuk membangun opini dengan mengorbankan fakta, maka itu bukan lagi kontrol sosial, tapi provokasi terselubung.”
Syahrial mendesak agar redaksi media bersangkutan melakukan koreksi terbuka dan meminta maaf secara resmi kepada publik. Ia juga membuka kemungkinan menempuh langkah hukum jika pencemaran nama baik ini terus dibiarkan tanpa klarifikasi.
“Saya tidak ingin gampong kami dikotori oleh praktik oknum jurnalisme tidak sehat seperti ini,” tutupnya.
Hingga berita ini turun, belum ada konfirmasi lebih lanjut dari pihak terkait.(**)
Laporan : Saiful Anwar
Publik : Aceh timur












