MAKASSAR, LINKSATUSULSEL.COM– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar memasang Early Warning System (EWS) Banjir di sejumlah titik rawan genangan dan aliran sungai sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi banjir.
Perangkat EWS ini dilengkapi dengan sensor otomatis yang mampu mendeteksi ketinggian air sungai secara real-time. Jika permukaan air mencapai batas waspada, sistem akan secara otomatis mengaktifkan alarm atau sirine sebagai tanda peringatan dini bagi masyarakat di sekitar lokasi.
“Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, H.M. Fadli Tahar menjelaskan tentang tujuan pemasangan EWS, contoh: ‘Pemasangan EWS ini adalah bagian dari upaya kami untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman banjir. Dengan sistem ini, kami berharap warga dapat lebih cepat merespons peringatan dini dan mengurangi risiko yang mungkin terjadi’,” ujar Fadli
Langkah ini merupakan bagian dari program mitigasi bencana berbasis teknologi untuk memperkuat sistem deteksi dini dan mempercepat respon masyarakat terhadap ancaman banjir. BPBD berharap, dengan adanya sistem ini, warga dapat lebih siap dan tanggap menghadapi kondisi darurat, sehingga dapat meminimalisir risiko dan kerugian akibat banjir.
Sementara dalam kesempatan itu warga di sekitar lokasi pemasangan EWS, ‘Kami sangat senang dengan adanya alat ini. Dulu kalau hujan deras, kami selalu khawatir. Sekarang ada peringatan dini, jadi bisa lebih siap’,” katanya seorang warga yang tinggal di dekat 1/5/2025
BPBD Kota Makassar mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai untuk selalu waspada dan memantau informasi dari pihak berwenang terkait perkembangan cuaca dan ketinggian air sungai.(**)








