GOWA, LINKSATUSULSEL.COM – Ketegangan pecah di wilayah Limbung, Kabupaten Gowa, pada Senin (15/6/2026) ketika seorang influencer TikTok yang juga istri polisi, EN, menjadi sasaran kemarahan AT, istri oknum anggota Divisi 3 Sulawesi Selatan.
Perseteruan ini dipicu oleh dugaan perselingkuhan yang melibatkan suami AT. Emosi AT memuncak saat memergoki EN yang ia tuding sebagai perebut pasangan orang.
Dalam rekaman video yang beredar, AT tampak meluapkan kemarahannya kepada EN yang berada di dalam mobil. Meski penuh emosi, AT menahan diri untuk tidak melakukan kontak fisik.
“Ini pelakor, tidak ada malunya. Malu sedikit, perempuan tidak ada malunya! Live ko sekarang, saya tidak mau sentuh kau karena kau licik,” teriak AT di depan EN.
AT bahkan menantang EN untuk melapor ke pihak berwajib dan melontarkan tudingan terkait masalah finansial serta status hubungan yang melibatkan suaminya. “Kasih kembali uangnya suamiku. Malu ko, sudah suaminya orang diganggu terus,” tambah AT yang didampingi suaminya.
Di sisi lain, EN menepis seluruh tuduhan tersebut saat melakukan siaran langsung di akun TikTok miliknya. Ia menegaskan bahwa dirinya bukan pihak yang bersalah dalam konflik ini. “Saya bukan pelakor, suamimu itu, AT, yang pelakor,” klaim EN saat memberikan klarifikasi.
Perselisihan ini disinyalir bermula dari pernyataan kontroversial EN saat live sebelumnya. Ia sempat menuding satuan Divisi 3 sebagai sarang penimbun BBM ilegal dan mengklaim dirinya kerap diganggu oleh oknum tersebut.
EN mengaku tidak terima dipermalukan di depan umum, termasuk tudingan bahwa mobil yang ia gunakan adalah kendaraan bodong. “Saya tidak terima dipermalukan. Mobil saya asli, tidak ada bodong-bodong. Jangan berani di kampungmu saja dan main keroyokan,” tegasnya.
Informasi yang dihimpun menunjukkan bahwa sejumlah influencer melakukan siaran langsung di depan Polres Gowa pada dini hari, lantaran EN melaporkan kejadian yang menimpa dirinya. Dalam unggahannya, EN membantah tuduhan bahwa ia melabrak istri dari oknum tersebut, dan menyatakan bahwa dirinya hanya datang untuk menginvestigasi BBM subsidi solar milik oknum tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, perseteruan antara kedua pihak masih memanas. Belum ada informasi resmi yang diterbitkan dari pihak Polres Gowa terkait penanganan kasus ini. (**)








