MAKASSAR, LINKSATUSULSEL.COM — Pemkot Makassar bersama DPRD resmi mengesahkan APBD Perubahan 2026 sebesar Rp5,26 triliun, naik dari APBD pokok sekitar Rp5,1 triliun.
Terdapat potensi penghematan sekitar Rp50 miliar dari program yang tak terealisasi, yang dialihkan memperkuat layanan langsung ke masyarakat.
Wali Kota Munafri Arifuddin menegaskan penyesuaian bukan sekadar angka, melainkan fokus pada manfaat nyata:
– Air Minum: Rp19,46 miliar → Rp24,96 miliar
– Drainase: Rp50,87 miliar → Rp56,33 miliar
– Persampahan: TPA Tamangapa & sistem hulu-hilir diperkuat
– Pemberdayaan Ekonomi: 2.000 usaha mikro didata, 1.000 kemitraan, wirausaha pemuda target 17,75%
– Kelompok Rentan: 100% anak korban kekerasan ditangani, akses kerja disabilitas, ambulans laut kepulauan, 4x pemeriksaan dokter spesialis
– Urban Farming: 15 lokasi dibentuk, didukung bibit & peralatan, berkelanjutan
Belanja Modal turun, namun kegiatan siap laksanakan & berdampak tetap jalan. Efisiensi lewat pengendalian belanja, pemilihan program siap laksana. BTT dipertahankan Rp15 miliar untuk bencana & keadaan darurat.
Serapan dipantau ketat perencanaan, pengadaan, fisik, keuangan. Proyek siap didorong cepat, tender dini direncanakan agar 2027 langsung berjalan.
“Keberhasilan anggaran bukan diukur dari besarnya angka, melainkan manfaat yang dirasakan warga,” tegas Appi.(**)








