MAKASSAR, LINKSATUSULSEL.COM— Aliansi Pemuda Anti Korupsi (APAK) bersama Gerakan Revolusi Hukum (GRH) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Negeri Makassar, Rabu (30/9/2026) pukul 13.00 WITA. Tuntutan utama: segera periksa Ketua KONI Makassar Ismail dalam dugaan korupsi dana hibah Rp15 miliar APBD Perubahan 2025.
Aksi dipimpin Ketua GRH Ishadul, S.H., dan Ketua APAK A. Akbar. Ishadul menekankan pentingnya pemeriksaan terhadap Ismail yang merangkap anggota DPRD Kota Makassar.
“Jangan hanya periksa pihak di bawah. Ketua KONI juga harus dimintai keterangan agar transparan. Kami cermati potensi konflik kepentingan bagaimana proses hibah dibahas saat yang bersangkutan duduk di lembaga legislatif,” tegas Ishadul.
Penyelidikan mencakup seluruh tahapan: pengusulan, pembahasan, pencairan, penggunaan, hingga pertanggungjawaban dana. Sebelumnya, Kejari Makassar telah memeriksa 26 saksi sejak 22 September 2026.
Ismail sebelumnya menyatakan hibah dikelola sesuai NPHD dan regulasi keuangan daerah.
GRH menegaskan tidak menghakimi, hanya menuntut proses transparan tanpa tebang pilih. Jika penanganan dinilai lambat tanpa perkembangan jelas, aliansi siap membawa pengawasan hingga ke Kejaksaan Agung.
“Ini bentuk kontrol sosial. Uang rakyat harus dipertanggungjawabkan secara benar,” pungkas Ishadul.
Hingga berita ini tayang, belum ada informasi lebih lanjut dari pihak KONI(**)
Laporan (Ishadul)
Editor (Mk)








