MAKASSAR, LINKSATUSULSEL.COM– Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Sulawesi Selatan kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Polda Sulawesi Selatan, dengan menuntut pencopotan Kasat Reskrim dan Kasat Narkoba Polrestabes Makassar terkait sejumlah dugaan masalah yang terjadi.
Dalam aksi yang berlangsung di tengah derasnya hujan tersebut, massa kembali menyoroti viralnya kendaraan berpelat nomor DD 888 DS yang diduga milik Kasat Reskrim Polrestabes Makassar. Selain itu, isu yang juga disoroti adalah dugaan praktik tangkap lepas dalam kasus narkoba jenis sabu seberat kurang lebih 1 kilogram.
Atas sejumlah dugaan tersebut, Aliansi Mahasiswa Pemuda Sul-Sel secara tegas meminta Kapolda Sulawesi Selatan untuk segera mengambil langkah konkret. “Termasuk mencopot Kasat Reskrim dan Kasat Narkoba Polrestabes Makassar apabila terbukti terlibat atau bertanggung jawab atas berbagai polemik yang terjadi,” tegas salah satu perwakilan massa.
Selain itu, orator aksi juga mengungkap dugaan adanya tindakan intimidasi yang dilakukan oleh oknum anggota Jatanras terhadap awak media yang tengah menjalankan tugas jurnalistik.
“Kami mengecam keras dugaan intimidasi terhadap jurnalis. Aparat seharusnya melindungi, bukan justru menekan kerja-kerja pers di lapangan,” tegas orator dalam aksinya.
Aksi yang berjalan aman dan tertib tersebut kemudian diakhiri dengan bubarnya massa yang kemudian memasuki ruang Propam Polda Sulsel untuk melakukan proses pelaporan terkait sejumlah dugaan yang mereka sampaikan.
Sedikit informasi, sebelumnya peryataan soal kasus narkoba yang di lepas telah di klarifikasi pihak kepolisian
Namun hingga berita ini tayang aksi demo terus berlanjut. Berita yang beredar soal pernyataan keluarga pelaku masih jadi misteri(**)











