MAKASSAR, LINKSATUSULSEL.COM– . Memaknai Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Ketua Umum DPP LBH Suara Panrita Keadilan, Djaya Jumain, menegaskan bahwa makna kemerdekaan jauh lebih luas daripada sekadar terbebas dari kekuasaan asing.
Kemerdekaan sejati adalah ketika bangsa dan rakyat mampu menentukan nasibnya sendiri, berdiri dengan martabat, serta terbebas dari segala bentuk penindasan dan ketidakadilan.
“Merdeka itu adalah ketika bangsa dan rakyat mampu menentukan nasibnya sendiri, berdiri dengan martabat, serta terbebas dari penindasan dan ketidakadilan,” ujar Djaya Jumain sabtu (15/8/2026)
Lebih lanjut ia menjelaskan: “Merdeka bukan sekadar bebas dari penjajahan, tetapi juga bebas menyampaikan pendapat, memperoleh keadilan, mendapatkan kehidupan yang layak, dan ikut menentukan masa depan bangsa.”
Kemerdekaan harus terasa nyata bagi semua lapisan masyarakat — rakyat harus memiliki ruang berekspresi, perlindungan hukum, kehidupan yang layak, serta kesempatan yang setara membangun masa depan bersama.
Djaya Jumain menekankan pentingnya penegakan hukum yang adil dan tidak diskriminatif. “Merdeka adalah ketika hukum berdiri tegak, keadilan tidak memandang siapa yang berkuasa, dan rakyat tidak takut memperjuangkan kebenaran.” Hukum harus menjadi instrumen perlindungan bagi masyarakat luas, bukan alat yang hanya berpihak kepada mereka yang memiliki kekuasaan atau kemampuan.
Sebagai lembaga bantuan hukum yang berjuang untuk masyarakat, LBH Suara Panrita Keadilan berkomitmen terus mendorong kesadaran hukum serta mendampingi mereka yang kesulitan mengakses keadilan. Momentum kemerdekaan ini diharapkan menjadi ruang refleksi bersama: kemerdekaan harus diisi dengan kerja nyata, kepedulian sosial, penghormatan HAM, penegakan hukum, dan keberanian memperjuangkan kebenaran.
“Kemerdekaan adalah amanah para pendiri bangsa yang harus kita jaga dan isi. Perjuangan belum selesai ketika masih ada masyarakat yang tertindas, haknya terabaikan, atau kesulitan mendapatkan keadilan,” tegasnya.
Djaya Jumain mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan semangat kemerdekaan sebagai energi bersama untuk membangun Indonesia yang lebih adil, berdaulat, sejahtera, dan bermartabat.(**)








