PANGKEP, LINKSATUSULSEL.COM– Aktivitas pelayanan di SPBU H. HF KL Bone, Kabupaten Pangkep, menjadi sorotan setelah muncul dugaan adanya pengisian BBM bersubsidi menggunakan jeriken tanpa disertai surat rekomendasi dari pihak yang berwenang.
Berdasarkan informasi dan pantauan di lapangan, diduga terdapat pengisian BBM subsidi ke dalam jeriken yang dilakukan oleh sejumlah pihak. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan masyarakat terkait penerapan aturan penyaluran BBM subsidi agar tetap berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.
Penggunaan jeriken untuk pembelian BBM subsidi pada dasarnya memiliki ketentuan tertentu dan membutuhkan dokumen pendukung sesuai aturan yang berlaku. Karena itu, pengawasan dari pengelola SPBU dan instansi terkait dinilai penting untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi.
Masyarakat meminta agar pihak pengelola SPBU H. HF KL bone memberikan klarifikasi terkait prosedur pelayanan pengisian BBM subsidi menggunakan jeriken serta memastikan seluruh aktivitas penyaluran telah sesuai dengan regulasi.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola SPBU dan instansi terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai dugaan tersebut. Redaksi membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi pihak-pihak terkait demi menjaga keberimbangan pemberitaan.
Laporan (Hasbullah)








