MAKASSAR, LINKSATUSULSEL.COM – Kawanan ikan hiu yang muncul di perairan dekat pelabuhan Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), sempat dikira batang pohon yang hanyut oleh warga yang melihatnya. Ikan hiu tersebut diduga sedang migrasi untuk mencari makan.
Warga bernama Putra pertama kali melihat kawanan hiu itu pada Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 16.00 WITA. Saat itu, Putra sedang membawa perahu untuk mengantar penumpang dari Pulau Lae-Lae menuju Dermaga Kayu Bangkoa.
“Awalnya saya lihat itu saya kira batang pohon, kan biasa ada batang pohon hanyut. Jadi saya hindari dulu,” ujar Putra kepada salah satu media online nasional pada Senin (23/3/2026).
Putra dibuat heran ketika mengemudikan perahunya untuk menghindar karena objek yang awalnya dikira batang pohon mendadak bergerak. “Pas saya hindari, saya lihat kenapa bergerak-gerak begitu. Terus muncul lagi dua, jadi totalnya ada tiga yang muncul. Pas muncul itu dua, saya lihat seperti ada sisik begitu, kayak hiu siripnya,” imbuhnya.
Putra mengaku sempat mendekat untuk memastikan meski tetap menjaga jarak 10-15 meter. Dia menyebutkan ikan hiu muncul saat posisi perahu sudah mendekati dermaga. “Memang biasa ada lumba-lumba di sekitar sini. Tapi pas saya dekati, kok mulutnya lebar sekali. Jadi baru pertama kali ini saya lihat yang seperti ini,” jelasnya.
Warga lainnya bernama Ulil juga dibuat heran dengan kemunculan ikan hiu tersebut. Ulil mengaku kerap berenang di lokasi bersama komunitas Makassar Watersports Community namun baru kali pertama melihat fenomena yang kini beredar di media sosial.
“Saya sudah renang di situ sejak COVID, belum pernah ketemu ikan besar begitu. Pernah ketemu ikan layar, itupun kira-kira sebesar paha orang dewasa ji, dan lokasinya jauh keluar,” ujar Ulil yang dikonfirmasi terpisah.
Berdasarkan informasi dari rekan-rekannya yang beraktivitas di pantai, hiu itu disebut sudah terlihat sejak beberapa hari sebelum Lebaran Idul Fitri dan kemunculannya terpantau di sekitar perairan Central Point of Indonesia (CPI) dan Trans Studio Makassar (TSM).
“Info dari kawan-kawan yang sering main jetski di sekitaran perairan CPI (Central Point of Indonesia) dan belakang TSM (Trans Studio Makassar), sudah kelihatan mereka sejak H-2 lebaran,” ungkapnya.
Ulil menduga hiu tersebut masuk ke perairan Makassar karena sedang bermigrasi dan menemukan sumber makanan yang melimpah. Dia memperkirakan jenis hiu tersebut adalah hiu penjemur atau basking shark.
“Kalau dugaanku ya, ikannya sedang migrasi, mampir di situ mungkin karena makanannya sedang berlimpah,” ujar Ulil. “Besar dugaanku ini jenis hiu penjemur. Spesies hiu terbesar ke-2 setelah Whaleshark. Makanannya ikan-ikan, udang kecil, plankton, dan sebagainya,” tambahnya.
Sebelumnya, Kasubsi Penmas Polres Pelabuhan Makassar, Aipda Adil, menegaskan kemunculan hiu di perairan Makassar bukan hal yang perlu ditanggapi berlebihan dan dinilai sebagai bagian dari dinamika alami ekosistem laut.
“Kami ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa fenomena kemunculan biota laut seperti ikan hiu merupakan hal yang secara alamiah dapat terjadi, terutama dalam kondisi tertentu seperti migrasi atau perubahan lingkungan laut,” tegasnya.
Dia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Meski begitu, masyarakat tetap diminta waspada saat beraktivitas di laut maupun wilayah pesisir.
“Masyarakat tetap tenang dan jangan mudah percaya atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat yang beraktivitas di laut maupun wilayah pesisir diminta tetap mengutamakan keselamatan dan meningkatkan kewaspadaan seperti biasa,” tutupnya.(**)
Berita :(detik.com)
Editor :(Moko)








