MAKASSAR, LINKSATUSULSEL.COM – Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang jatuh pada 21 Maret 2026, harga bahan pokok di Kota Makassar melonjak drastis. Hal ini terpantau langsung saat masyarakat melakukan belanja persiapan hari raya, salah satunya di Pasar Senggol dimana harga ayam mencapai Rp85 ribu per ekor.
Dg Puji, salah satu pembeli asal Makassar, mengaku terkejut dengan kenaikan harga tersebut. “Padahal sebelumnya pihak pemerintah menyebut harga-harga masih normal,” ujarnya usai melakukan pembelian ayam pada Kamis (19/3/2026).
Meski demikian, ia tidak terlalu mengeluh mengingat kebutuhan untuk perayaan lebaran yang hanya datang sekali setahun.
“Ya, kita beli saja. Ini sudah pemakaian, walau ada beberapa pejabat di berita-berita sebut harga bahan pokok normal tetap kami beli,” singkatnya.
Sebelumnya, menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pemerintah Kota Makassar telah semakin memperketat pengawasan terhadap harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional maupun pusat perbelanjaan modern. Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan menjelang lebaran dengan harga yang tetap stabil dan pasokan yang mencukupi.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bahkan turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) sekaligus memimpin pelaksanaan Pengawasan Terpadu Pemerintah Kota Makassar dalam rangka mengantisipasi dinamika harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri.
Kegiatan tersebut diawali di Pasar Pabaeng-baeng, Kecamatan Tamalate, Jalan Sultan Alauddin, pada Kamis (12/3/2026). Setibanya di lokasi, Munafri menyusuri lorong-lorong pasar, berjalan dari satu lapak ke lapak lainnya untuk memantau secara langsung kondisi perdagangan bahan pokok di tingkat pedagang.
Ia juga terlihat berdialog langsung dengan para penjual, menanyakan perkembangan harga serta memastikan ketersediaan sejumlah komoditas utama yang banyak dibutuhkan masyarakat menjelang lebaran.(**)








