MAKASSAR, LINKSATUSULSEL.COM– Puluhan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik Indonesia (Himapolindo) menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Sultan Alauddin, Kota Makassar, pada Kamis (27/8/2026).
Aksi berlangsung dengan mengawal jalur pergerakan, sejumlah truk sempat ditahan dengan pengawalan ketat dari kepolisian dan TNI. Arus lalu lintas mengalami kemacetan di sepanjang ruas jalan antara AP Petrani hingga Putaran Sultan Alauddin akibat aksi tersebut.
8 Poin Tuntutan yang Disampaikan
Dalam orasi yang disampaikan selama aksi, mahasiswa menyampaikan 8 poin kritik dan tuntutan secara tegas:
1. Kritik Tata Kelola Pemerintahan, mendesak perbaikan transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan negara;
2. Evaluasi KDMP, meninjau kembali kebijakan dan implementasi Kerangka Dasar Manajemen Pemerintahan;
3. Evaluasi Program Makan Bergizi (MBG), menilai efektivitas, sasaran, dan kualitas program agar tepat guna dan bermanfaat bagi masyarakat;
4. Hilangkan Pelaksanaan KKN, menuntut penghapusan kewajiban Kuliah Kerja Nyata yang dinilai tidak relevan dan membebani mahasiswa;
5. Sahkan UUD Anti-Perampasan Aset, mendesak pengesahan aturan yang melindungi hak milik rakyat dari perampasan sepihak;
6. Hentikan Krisis dan Kerusakan Lingkungan, mengkritik kebijakan yang merusak alam dan mengabaikan dampak bagi masyarakat;
7. Tolak PSN yang Merugikan Rakyat, meninjau kembali Proyek Strategis Nasional yang dinilai mengorbankan kepentingan warga dan lingkungan;
8. Pengawalan Amanat Pasal 33 UUD NRI 1945, menuntut konsistensi pelaksanaan prinsip ekonomi kerakyatan, kedaulatan pangan, dan penguasaan sumber daya alam oleh negara untuk kesejahteraan rakyat.
Para peserta aksi menegaskan unjuk rasa ini merupakan wujud kepedulian dan kritik konstruktif terhadap jalannya pemerintahan, baik di tingkat pusat maupun daerah. Mahasiswa berharap pemerintah mendengarkan aspirasi tersebut dan segera menindaklanjuti setiap poin tuntutan dengan langkah nyata.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pemerintah terkait aksi tersebut. Aksi berlangsung tertib dan dipimpin langsung oleh koordinator lapangan Himapolindo dengan pengawalan aparat keamanan di lokasi.
Laporan (Moko)








