MAKASSAR, LINKSATUSULSEL.COM – Komunitas Kontu Tojeng (KTJ), yang berlokasi di Jl. Dg. Tata 3 Lorong 2, Kelurahan Parang Tambung, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, mencanangkan program edukasi budaya kearifan lokal melalui media sosial. Hal ini disampaikan disela acara buka puasa bersama komunitas, pada tanggal 01 Maret 2026.
Program ini bertujuan menjangkau berbagai generasi dengan membuat video dokumenter dan teaser yang menarik, mengingat pentingnya pemahaman budaya tradisional suku Makassar yang mulai tergerus zaman.
Menurut Abdhy Dg Malleo, Ketua KTJ, pihaknya berupaya menjaga nilai-nilai estetika budaya melalui media sosial. “Target kami adalah masyarakat Makassar dan sekitarnya, agar kembali mengingat pentingnya menjaga tradisi leluhur sebagai ciri khas kita sebagai orang Makassar,” ujarnya.
Muhammad Kasim Aidid dan Muh Ansar Dg. Kiyo, penasehat KTJ, menambahkan bahwa budaya bukan hanya warisan, tetapi juga tanggung jawab untuk menjaga siri’, menghormati leluhur, dan mendidik generasi muda agar tidak kehilangan jati diri. “Siapa yang tahu budayanya, dia yang tahu jati dirinya,” tegasnya.
Sutradara Arul Virgo, yang aktif dalam pembuatan film bernuansa kearifan lokal, mendukung penuh inisiatif ini. Ia berharap budaya dan tradisi Makassar tidak hanya menjadi cerita pengantar tidur, tetapi menjadi identitas yang kuat bagi suku yang memiliki pengaruh besar bagi nusantara.
Acara buka bersama ini juga dihadiri oleh berbagai kalangan yang mendukung penuh kegiatan ini. Mereka berharap program ini berjalan lancar dan mengajak seniman, praktisi beladiri tradisional, serta pakar sejarah dan budaya untuk ikut berkontribusi dalam menjaga dan mengangkat ciri khas suku Makassar.
Kedepannya, program KTJ tidak hanya menyasar budaya dan tradisi suku Makassar, tetapi juga suku-suku besar lainnya di Sulawesi Selatan seperti Bugis, Mandar, Luwu, dan Toraja.(**)








