MAKASSAR, LINKSATUSULSEL.COM — FAJAR, Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Sulawesi Selatan, menyayangkan ketidakhadiran anggota DPRD Provinsi Sulsel dari Dapil Sinjai saat massa aksi menyuarakan mandeknya pembayaran gaji PPPK paruh waktu di Kabupaten Sinjai selama delapan bulan berturut-turut.
Keterlambatan pembayaran tersebut dinilai bukan perkara sepele, karena menyangkut hak ekonomi dan keberlangsungan hidup para tenaga PPPK beserta keluarga mereka. “Jabatan wakil rakyat adalah amanah untuk mendengar dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Ketidakhadiran tanpa penjelasan jelas berpotensi memperkuat persepsi bahwa suara rakyat belum menjadi prioritas,” tegas FAJAR kamis (15/10/2026)
Gerakan Mahasiswa Sulsel mendesak anggota DPRD Dapil Sinjai untuk segera memberikan penjelasan terbuka sekaligus mengambil langkah konkret mengawal penyelesaian persoalan ini. Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan mengungkap penyebab keterlambatan, kejelasan sumber pembiayaan, dan kepastian waktu pembayaran secara transparan.
“Para tenaga PPPK membutuhkan kepastian, bukan janji; penyelesaian, bukan pembiaran. Kami akan terus mengawal persoalan ini sampai ada kejelasan yang dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.
Hingga berita ini tayang, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait. Media ini memberi ruang terbuka soal aksi yang di lakukan sejumlah mahasiswa.(“*)








