MAKASSAR, LINKSATUSULSEL.COM — Deru mesin kendaraan off road kembali mewarnai Sulawesi Selatan melalui gelaran Bhayangkara Off Road Merdeka Seri V Tahun 2026. Kegiatan yang memadukan olahraga otomotif, petualangan, solidaritas dan kepedulian sosial tersebut resmi dilepas di Lapangan SPN Batua Polda Sulsel, Makassar, Jumat kemarin (28/8/2026).
Mengusung tema “Jelajah Alam, Peduli, Wujudkan Ketahanan Pangan dan Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat”, Bhayangkara Off Road Merdeka Seri V berlangsung selama tiga hari, 28–30 Agustus 2026, dengan rute Makassar–Barru–Sidrap dan berakhir di Kota Parepare.
Pelepasan peserta dilakukan oleh Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro bersama Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, serta dihadiri jajaran Forkopimda, pejabat utama Polda Sulsel, pemerintah daerah, Ketua Indonesia Off-Road Federation (IOF) Pengda Sulsel Adi Rasyid Ali, S.E., M.M., komunitas otomotif dan para peserta.
Kegiatan tahun ini diikuti ratusan peserta dengan kategori overland 4×4, 4×2 dan extreme off road, yang akan menjelajahi sejumlah wilayah dengan karakter medan berbeda sepanjang perjalanan.
Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro menegaskan bahwa Bhayangkara Off Road Merdeka tidak semata-mata menjadi kegiatan otomotif, tetapi merupakan ruang kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, IOF, komunitas otomotif dan masyarakat.
Menurutnya, semangat Hari Bhayangkara dan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia harus diwujudkan melalui kegiatan yang mampu memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta pembangunan daerah.
Selain menghadirkan tantangan bagi para off-roader, perjalanan lintas daerah tersebut juga diharapkan memberikan nilai tambah terhadap promosi destinasi wisata, penguatan UMKM dan ekonomi lokal, serta pelaksanaan berbagai kegiatan sosial di daerah yang dilalui.
Sementara itu, Ketua IOF Pengda Sulawesi Selatan Adi Rasyid Ali, S.E., M.M. mengatakan bahwa Bhayangkara Off Road Merdeka Seri V menjadi salah satu bentuk bagaimana hobi dan olahraga otomotif dapat diarahkan menjadi kegiatan positif yang memiliki nilai sosial.
“Off road bukan hanya berbicara tentang kendaraan dan bagaimana menaklukkan medan. Di dalamnya ada persaudaraan, sportivitas, keselamatan, kepedulian terhadap lingkungan serta bagaimana kehadiran kita dapat memberikan manfaat kepada masyarakat,” ujar Adi Rasyid Ali.»
Menurutnya, IOF terus mendorong agar setiap kegiatan off road dilaksanakan secara tertib, aman dan terarah, sekaligus menjadi sarana menumbuhkan kepedulian sosial, mempromosikan potensi wisata daerah serta ikut menggerakkan perekonomian masyarakat dan UMKM.
“Melalui Bhayangkara Off Road Merdeka Seri V ini, kami ingin menunjukkan bahwa komunitas off road juga memiliki tanggung jawab sosial. Kita datang menjelajahi daerah, menikmati keindahan alamnya, tetapi pada saat yang sama kita harus meninggalkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat,” lanjutnya.
ARA juga mengingatkan seluruh peserta untuk mengedepankan keselamatan dan menjadi contoh yang baik selama perjalanan. Kendaraan dan perlengkapan harus memenuhi standar keselamatan, kecepatan harus diperhatikan terutama ketika melintasi kawasan permukiman, serta peserta wajib menghormati masyarakat, budaya lokal dan kelestarian lingkungan.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, Bhayangkara Off Road Merdeka memiliki nilai positif karena selain menjadi sarana olahraga dan rekreasi, kegiatan ini ikut memperkenalkan potensi wisata serta menghadirkan kegiatan sosial bagi masyarakat.
Perjalanan dari Makassar menuju Barru, Sidrap hingga Parepare juga membuka ruang bagi peserta untuk mengenal lebih dekat potensi alam dan karakteristik setiap daerah yang dilalui.
Kehadiran ratusan off-roader diharapkan turut memberikan dampak ekonomi, mulai dari sektor penginapan, kuliner, kebutuhan kendaraan hingga berbagai produk UMKM masyarakat setempat.
Bhayangkara Off Road Merdeka Seri V juga membawa pesan bahwa petualangan dan kepedulian dapat berjalan beriringan. Tantangan medan menjadi sarana membangun kekompakan, sementara perjalanan lintas daerah menjadi jembatan untuk mempererat hubungan antara Polri, pemerintah, komunitas dan masyarakat.
Melalui penyelenggaraan tahun kelima ini, Bhayangkara Off Road Merdeka diharapkan terus berkembang menjadi agenda otomotif Sulawesi Selatan yang tidak hanya menarik dari sisi olahraga dan pariwisata, tetapi juga konsisten membawa misi kemanusiaan, lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Jelajah Alam, Tebar Kepedulian, Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat.”(**)








