MAKASSAR, LINKSATUSULSEL.COM–Belum lama di beberapa media soal Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di tingkat SMPN padat pendaftar.
Hal tersebut di utarakan Ketua Panitia SPMB 2025 Dr. Syarifuddin pada saat pendaftaran awal di buka jalur Domisili
Diketahui saat pendaftaran awal karena kepadatan jumlah calon peserta didik yang masuk membuat aplikasi SPMB mengalami eror atau Overload
Dari pantau media untuk pendaftaran jalur Prestasi yang di buka pada 7-11 juli terlihat puluhan masyarakat mendatangi kantor Dinas Pendidikan jalan AP. Petrani, Kamis (10/7/2025)
Berbagai keluhan di ungkapkan pada saat mendatangi kantor tersebut. Bahkan ada satu dari mereka harus gagal mendaftar jalur prestasi dari pilihan Afirmasi di SMPN 22 Makassar lantaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) ternyata bukan dari Kemensos tapi dari sekolahnya berasal
Karena ketidak tahuannya orang tua siswa tersebut mencoba berkomunikasi ke Dinas Sosial untuk mengecek keaktifan kartu KIP sesuai arahan sekolah yang dia inginkan mendaftar.
Sesampai di kantor dinas sosial, operator disana menjelaskan kalau batas sampai jam 12.00 siang. Karena batas pendaftaran SPMB di sekolah bersangkutan hanya sampai jumat besok ,orang tua siswa ini langsung mendatangi kantor Dinas Pendidikan
Dengan hati jenuh dan lelah, hasil dari operator yang standby di Disdik Kota Makassar ternyata jawabannya sama bahwa kartu KIP nya bukan termasuk penerima bantuan dari Kemensos,” kata salah satu operator di Dinsos yang berada di dinas Kota Makassar
Kurangnya informasi soal SPMB 2025 syarat dan cara mereka mendaftar membuat Alam hari gigit jari. Karena kartu Kartu Indonesia Pintar (KIP) berlogo Garuda Pancasila itu ternyata tidak di peruntukan di jalur pendaftaran Afirmasi yang di maksud.
Terkait soal keluhan orang tua siswa, Kabid SMP sekaligus ketua Panitia SPMB masih sibuk melayani masyarakat lainnya

Hingga berita ini turun, Ardiansyah calon siswa SMPN 22 Makassar ini harus sabar menunggu keajaiban dari yang maha kuasa.(**)













